Dalam bahasa Inggeris kita mengenal istilah master of ceremony atau MC. MC diterjemanhkan bebas ke dalam bahasa Indonesia  sebagai Pembawa Acara (PA). Namun sebelumnya ada yang menyebutnya sebagai protokol acara. Tugas utama PA adalah menginformasikan agenda apa saja   yang akan diadakan selama acara tertentu berlangsung kepada pengunjung acara. Bisa dalam acara rapat, hiburan dan acara keluarga. Apakah PA  hanya bertugas menginformasikannya saja? Tidak juga. Dalam prakteknya  PA bertugas sekaligus berperan penting dalam membuat suasana acara menjadi informatif, hangat dan segar. Suasana bathin para pengunjung terasa  sedemikian rupa yang dicirikan oleh suasana pertemuan yang tidak kaku dan rileks serta atraktif. Dengan kata lain PA semestinya bisa menampilkan variasi suasana yang mengajak para pengunjung untuk menikmati atau aktif dalam acara sebaik-baiknya.

Beberapa hal yang bisa dilakukan PA agar acara bisa berlangsung sukses adalah:

Tahap Persiapan

1. Memelajari apa latar belakang, tujuan dan manfaat  pertemuan, dan siapa saja pengunjungnya. Untuk itu sangat dianjurkan untuk berdiskusi dengan pengelola penyelenggara.

2. Memersiapkan pakaian yang akan dikenakan yang disesuaikan dengan jenis dan pengunjung acara. Tentu saja juga memelihara kesehatan yang prima.

3. Melihat suasana ruangan acara agar bisa memeroleh suasana bathin yang nyaman. Juga memeriksa kelayakan alat-alat bantu komunikasi. Dianjurkan untuk berdiskusi dengan teknisi ruangan dan alat-alat komunikasi.

4. Menulis butir-butir agenda acara dan beberapa catatan kecil yang dianggap perlu di atas kertas.

Tahap Pelaksanaan

1. Membuka acara dengan mengucapkan salam, selamat pagi/siang/malam, terimakasih kepada semua hadirin, dan juga penyelenggara (institusi atau individu).

2. Menjelaskan maksud dan tujuan pertemuan dilanjutkan dengan mengutarakan isi agenda acara.

3. Kemudian memersilakan kepadamereka yang punya tugas apakah yang akan memberi sambutan, hiburan, ataukah doa  secara berurutan yang bergantung pada rangkaian agenda.

4. Setelah tiap  urutan agenda selesai dilaksanakan, PA bisa saja memberi ulasan singkat atau tak berlebihan khususnya kalau ada acara hiburan musik misalnya.  Maksudnya agar suasana pertemuan tidak kaku. Namun perlu dihindari mengulang apa isi sambutan atau ulasan yang sudah disampaikan seseorang. Ini akan membosankan pengunjung apalagi ulasannya tidak pas dengan apa yang telah disampaikan pembicara.

5. Setelah serangkaian acara sambutan atau ceramah atau diskusi selesai dilaksanakan maka PA kemudian siap-siap untuk menutup acara. Saat seperti ini PA menyampaikan terimakasih kepada mereka yang menyampaikan sambutan, grup hiburan, dan juga pada panitia penyelenggara serta permohonan maaf dan  harapan dari pertemuan ini.

Beberapa Catatan

1. Berhias dan memakai pakaian yang pantas dan sederhana dikaitkan dengan suasana acara, waktu dan siapa pengunjungnya. Hindari berpenampilan asesori berlebihan dan begitupula hindari tampilan seronok.

2. Menggunakan bahasa yang baik dan benar serta mudah dicerna. Bergantung pada jenis pertemuannya PA boleh menyisipi kata-kata tambahan yang berkait dengan tema sambutan dan bahkan anekdot bergantung konteksnya.

3. Menggunakan bahasa tubuh yang tidak berlebihan seperti dalam hal senyum, gerakan badan, pandangan mata, dan penggunaan tangan.

4. Menjaga keseimbangan emosi diri dan menyembunyikan perasaan gugup, marah, dan kesal agar para pengunjung merasa nyaman.

SELAMAT MENCOBA