….saling memaafkan dan menyambung-memererat tali silaturrahmi merupakan ajaran luhur dalam Islam….itulah salah satu tujuan halal bi halal…kalau dilaksanakan di suatu perguruan tinggi misalnya…apakah pas dalam prakteknya kental dengan hirarkis jabatan?…terutama di semua instansi pemerintah…sampai-sampai tempat duduknya pun berbeda dengan lainnya…bukankah lebih tepat dilaksanakan dalam suasana egalitarian atau kesetaraan?….memang tidak mudah melakukan reformasi acara halal bi halal dengan segara…karena ia terbangun dari proses konstruksi sosio-kultural sejak doeloenya…untuk itu dibutuhkan suatu proses dan waktu serta kehendak kuat dari manajemen puncak…