Peneltian kualtitatif tentang manajemen sumberdaya manusia (MSDM) terbilang belum banyak dilakukan. Tipe penelitian ini memfokuskan pada kajian atas situasi yang nyata dari MSDM. Misalnya kajian tentang hubungan penerapan prinsip-prinsip organisasi pembelajaran dengan kinerja karyawan. Pendalaman telaahan ditekankan pada makna dan nilai visi, misi, tujuan organisasi pembelajaran dan perilaku karyawan. Diamati tentang makna yang tersembunyi dalam memahami interaksi sosial di dalam organisasi. Untuk itu peneliti menjadi instrumen kunci dalam mengolah data deskriptif, menganalisis dan mengkonstruksi obyek yang diteliti. Dalam hal ini ia harus menguasai teori, konsep, wawasan dan pengalaman empiris tentang MSDM dan keorganisasian.,

        Analisis kualtitatif yang digunakan didasarkan pada adanya hubungan semantis antarpeubah yang diteliti. Maksudnya adalah untuk menjawab rumusan masalah penelitian melalui pemaknaan hubungan antarpeubah. Misalnya prinsip organisasi pembelajarn sudah ditentukan berdasarkan rujukan kepustakaan. Begitu juga hubungannya dengan kinerja karyawan. Untuk itu perlu ditentukan teori mana yang akan digunakan untuk analisis kualitatif. Misalnya dengan menggunakan teori dari Peter Senge yang isinya ada lima prinsip organisasi pembelajaran yang meliputi system thinking, personal mastery, mental models, shared vision, dan team learning. Tentu pemilihan teori itu berdasarkan alasan ilmiah dan atau logis dan disesuaikan dengan tipe organisasi. Ditambah dengan hasil penelitian terdahulu maka sintesis dari tinjauan empiris plus rangkuman metodologi yang digunakan dalam studi terdahulu lalu dirumuskanlah kerangka pemikiran penelitian. Dalam analisis kualititatif kerangka pemikiran ini tidak bersifat kaku. Bisa saja dimodifikasi sesuai dengan kenyataan di lapangan.

        Dengan asumsi data sudah dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan responden dan tenaga akhli ditambah penggunaan laporan-laporan maka peneliti harus mengakatagorikan data yang terkumpul sesuai dengan tujuan penelitian. Misalnya kalau fokus menganalisis hubungan dua peubah sentral yakni prinsip organisasi pembelajaran bisa dikatagorikan sebagai kelompok X dan kinerja karyawan sebagai kelompok Y. Katakanlah metode analisis sudah ditentukan dari beberapa pendekatan seperti analisis domain, analisis taksanomi, analisis komponensial, analisis tema cultural, dan analisis komparasi konstan adalah analisis domain dan taksanomi.

        Dalam analisis domain dibutuhkan hubungan semantis. Gunanya untuk mencari dan memperoleh gambaran umum atau pengertian yang bersifat secara menyeluruh dari fenomena aspek MSDM yang diteliti. Yang diharapkan dari analisi ini adalah pengertian di tingkat permukaan mengenai domain tertentu atau kategori-kategori konseptual. Hubungan semantis bisa berupa aspek jenis, sebab akibat, alasan/persepsi, fungsi, dan karakteristik. Misal dari peubah sentral X dan Y; dilihat dari sisi jenis yakni kinerja adalah salah satu jenis keberhasilan organisasi pembelajaran. Kemudian dilihat dari sebab-akibat dijelaskan bahwa kinerja karyawan sesuai dengan standard karena penerapan prinsip organisasi pembelajaran yang efektif. Dilihat dari alasan/persepsi, karyawan terdorong berkinerja tinggi karena prinsip organisasi pembelajaran mampu membangun motivasi. Sementara ditinjau dari fungsi maka penerapan prinsip organisasi pembelajaran secara partisipatif mampu menarik para karyawan. Ditinjau dari karakteristik maka kinerja merupakan bagian dari ciri-ciri penerapan prinsip organisasi pembelajaran yang berhasil.

        Contoh berikutnya adalah analisis taksanomi yang difokuskan pada salah satu domain (struktur internal domain) dan pengumpulan hal-hal/elemen yang sama. Misalnya taksanomi organisasi pembelajaran (X) yang terdiri dari fungsi dan karakteristik organisasi pembelajaran. Kemudian fungsi organisasi dijabarkan menjadi fungsi ke dalam dan keluar organisasi. Dan selanjutnya dirinci kembali menjadi beberapa subfungsi. Dalam hal karakteristik maka dapat diuraikan prinsip-prinsip organisasi pembelajaran apakah ditinjau dari sisi fisik dan nonfisik. Sisi fisik memiliki beragam karakteristik dari setiap elemen. Sementara dari sisi nonfisik diuraikan beragam karakteristik elemen prinsip-prinsip organisasi pembelajaran, dst. Begitu pula terhadap katagori kinerja (Y) dapat dijabarkan menjadi karakteristik kinerja berupa proses,output, dan outcome berikut rincian dari karakteristik elemen-elemennya.

         Penelitian kualitatif mensyaratkan digunakannya pendekatan holistik. Sang peneliti harus menjadikan dirinya sebagai bagian dari obyek organisasi yang diteliti. Misal dalam hal ini adalah dalam organisasi pembelajaran. Disini peneliti harus (1) menghayati tentang organisasi yang dijadikan sampel dan apa yang diteliti, (2) melakukan analisis domain, (3) mengidentifikasi informasi domain dibanding dengan domain lainnya,(4) membuat dan mengembangkan diagram skematis dan pemetaan hubungan semantis, (5) penggambaran keterkaitan antardomain dan antar peubah, dikaji kesamaan dan perbedaan serta tema-tema temuan dari gejala yang diteliti, (6) memunculkan tema-tema alternative untuk dianalisis, dan (7) selalu mengaitkan setiap penemuan tema alternatif dengan teori-teori yang digunakan.

       Agar diperoleh uraian mendalam maka peneliti harus menuliskan hal-hal pokok yang ditemukan di lapang dan dari studi pustaka. Kemudian dirinci lebih lanjut secara faktual dari kejadian berikut kronologi dan sebab musababnya. Penilaian terhadap pendapat para akhli, manajemen, responden, dan dari peneliti sendiri sangat penting untuk ditulis secara komprehensif. Dengan tema kultural peneliti harus mencari benang merah dari temuan di lapang yang kemudian dikaitkan dengan, misalnya beragam aspek penerapan prinsip-prinsip organisasi pembelajaran dan dengan kinerja karyawan. Begitu pula perlu dicari nilai-nilai dan premis apa saja yang sangat berkaitan dengan penerapan prinsip organisasi pembelajaran, MSDM dan kinerja karyawan. Semua analisis yang berpangkal pada pandangan teoritis, faktual, dan logis ini sangat membantu tercapainya keberhasilan penelitian kualitatif.

About these ads