Pernahkah kita dihargai oleh seseorang karena pendapat atau gagasan kita dianggap sebagai buah pemikiran cemerlang? Atau karena mampu mencapai kinerja di atas standar organisasi? Saya kira ada saja yang pernah mengalaminya. Yang berbeda hanyalah dalam hal lingkup dan derajat kinerjanya. Namun apakah kita pernah mengalami bahwa orang yang memberikan penghargaan itu tidak dengan tulus ikhlas? Bisa ya bisa tidak. Kalau tidak tulus bisa jadi menghargai seseorang karena lebih pada basa-basi suatu pergaulan. Bahkan semacam ekspresi ketidaksenangan orang yang “menghargai”; dan disampaikan secara terpaksa karena mengikuti orang lain.

         Penghargaan terhadap seseorang seharusnya bersifat manusiawi. Di situ ada ketulusan dari sang pemberi. Keluar dari hati yang bersih tanpa ada embel-embel karena kasihan atau hanya sebagai factor membuat orang lain senang saja. Selain itu ketulusan juga dicerminkan adanya pertimbangan obyektif. Artinya harus ada alasan-alasan dengan ukuran yang jelas. Jangan sampai penghargaan pada seseorang dapat menimbulkan rasa tak adil  dan cemburu bagi orang lain.

         Dalam dunia kerja pemberian penghargaan dari atasan kepada karyawan berkait dengan program pengembangan sumberdaya manusia. Hal demikian membawa implikasi tertentu. Penghargaan atasan kepada karyawannya harus manusiawi. Artinya jangan sampai penghargaan diberikan hanyalah untuk menggembirakan hati karyawan tanpa adanya implikasi. Dalam Implikasi pertama, karyawan tersebut merasa diakui atasannya karena diberikan dengan tulus. Dengan demikian sang karyawan merasa puas. Yang kedua, penghargaan walaupun sekedar ucapan terimakasih harus dijadikan sebagai catatan tersendiri ketika sang karyawan akan dipertimbangkan promosi karirnya. Dan implikasi ketiga penghargaan dapat menumbuhkan motivasi kerja sehingga akan berpengaruh terhadap peningkatan kinerja karyawan. Bukan saja motivasi pada dirinya juga pada rekan kerja lainnya.

        Setiap penghargaan dapat diberikan pada momen-momen tertentu. Bisa dalam suasana formal dan informal. Secara formal bisa diberikan pada acara-acara khusus yang berhubungan dengan akhir tutup buku perusahaan dan dalam acara hari ulang tahun berdirinya organisasi. Sementara secara informal dilakukan ketika dalam acara-acara sosial kekeluargaan baik di dalam maupun di luar perusahaan.Dengan demikian acara pemberian penghargaan tersebut dapat menstimuli rekan kerja yang lain untuk bisa tampil paling tidak sama dalam hal kinerjanya dengan karyawan yang diberi penghargaan. Selain itu setiap penghargaan apapun bisa meningkatkan komitmen kerja karyawan.