Hari ini 30 April 2008, Rona Wajah persis berusia 12 bulan. Lahir dari ogah-ogahan sang empunya. Karena memang dia termasuk golongan tertinggal dengan apa itu yang namanya blog.Tidak tahu, tidak ngerti, dan tidak paham apa-apa. Dan anehnya kok kurang memiliki rasa ingin tahu. Boleh dikatakan NOL besar. Walau ada Bung Riri mahasiswa doktor bimbingan saya, sekaligus akhli teknologi informasi, membujuk untuk membuka blog, tetap saja saya enggan. Namun setelah beberapa waktu dan sedikit diberi penyuluhan (analogi kepada petani tertinggal) tentang fungsi blog, lambat laun mulailah saya tertarik.

Suatu waktu, dia sendiri yang datang ke kantor yang mulanya ingin membahas proposal penelitiannya dengan saya. Lalu setelah dilakukan penjelasan singkat, operasi cesar pun disiapkan. Operasi  berlangsung tenang-tenang saja. Bung Riri, sang blogger tulen,  sendirilah yang membidaninya. Saya hanya tertegun saja memperhatikan dia begitu cekatan membuat format, kode, gambar,dan isi perdana dalam blog. Dan dalam waktu relatif singkat, alhamdulillah, nongollah si bayi sehat bernama  Rona Wajah dengan mulusnya. Langsung saja sang bayi berbisik agar fokus tema syiarnya lebih pada masalah-masalah manajemen SDM, mutu dan mental SDM, dan organisasi. Katanya, beragam aspek itulah yang masih merupakan titik lemah bangsa kita dalam menghadapi persaingan global yang keras.

Pada awalnya, isi blog diambil dari artikel yang pernah saya buat dalam buku populer Rona Wajah. Lambat laun  dicoba menulis artikel baru plus artikel yang saya adopsi dari dua buku ilmiah karangan saya, Manajemen SDM Strategik.dan Manajemen Mutu SDM. Terus berkembang karena termotivasi untuk mensyiarkan kebajikan kepada khalayak. Selain itu semakin terdorong oleh adanya respon timbal balik dari bloger lainnya. Hingga kini tercatat sebanyak  294   artikel, sebanyak 2141 komen, dan kunjungan sebanyak  120.721  kali.Hingga kini belum diketahui secara pasti siapa saja segmen pasar dari Rona Wajah ini. Dari isi komen bisa jadi yang terbanyak mampir  adalah dari kalangan mahasiswa dan siswa, diikuti kalangan dosen, pengamat dan praktisi manajemen-organisasi,

Beberapa pengalaman dan kesan saya selama aktif berblog ria  bahwa:

¨     Ternyata lahirnya blog ini membuktikan, ketika seseorang akan menerima inovasi baru tidak selalu diawali dengan  rasa ingin tahu, bahkan sebaliknya yakni bisa jadi keengganan, kecurigaan, dan resistensi. Namun  dengan intervensi dari luar berupa pelatihan, penerangan atau penyuluhan maka mulailah timbul tahapan perubahan sikap seseorang ala model AIDA  yakni awareness, interest, desire, dan action.

¨     Blog dapat dijadikan sebagai instrumen untuk mengetengahkan beragam pemikiran, gagasan, dan bahkan curahan hati secara terbuka dan bebas, tetapi tentunya bertanggung jawab dari sisi  moral, etika, dan kaidah ilmu pengetahuan. Karena itu sejauh mungkin setiap komen dari blogger selalu saya tanggapi.Ini penting sehubungan dengan bentuk etika dan apresiasi komunikasi. Seharusnya hal itu kita budayakan.

¨     Proses pembelajaran terjadi secara signifikan.Disitu terdapat beragam bentuk dan tema dan kedalaman suatu artikel atau pendapat tertentu. Termasuk beragam komen mulai dari yang sangat santai, olok-olok, sampai yang serius. Nah, karena artikel saya kebanyakan isinya “serius” dan banyak bahan untuk digunakan dalam kuliah, komennya pun bernuansa serius. Ada hal yang menarik yakni semakin serius isi artikel semakin sedikit komen. Bahkan ada yang tidak dikomentari. Sebaliknya semakin santai dan populer isi artikel semakin banyak komen.

¨     Blog sebagai tempat berbagi  informasi termasuk ilmu pengetahuan. Maka bertambahlah pengetahuan saya. Begitu pula silaturahmi  jalur maya pun berkembang. Sayangnya karena lewat media maya, saya tidak dapat mengenal lebih dalam lagi tentang pribadi masing-masing blogger. Ada baiknya suatu waktu paling tidak di suatu wilayah ada silaturahmi blogger ; sambil makan combro, pisang, dan talas goreng.

¨     Alhamdulillah, bersumber dari sebagian besar kumpulan isi blog Rona Wajah, saya telah membuat buku berjudul “Horison Bisnis, Manajemen, dan SDM”.Insya allah buku itu akan diluncurkan pada tgl 8 Mei 2008 di kampus IPB, dalam rangka acara “saya memasuki masa pensiun”.Ini adalah buku saya yang ke-tujuh yang telah diterbitkan. Dan insya allah momen ini bukan berarti saya akan pensiun dari mengisi blog dan menulis buku. Amiiin.

 

Iklan