Faktor pendorong terjadinya perubahan strategik baik di sektor swasta maupun pemerintah (publik) adalah pertimbangan ekonomi. Di sektor swasta, pemegang saham akan membeli saham dengan pertimbangan berapa pendapatan yang akan diperolehnya. Sementara para pelanggan (pasar) ,dengan daya belinya, mereka memilih untuk membeli sesuatu.

            Tugas manajemen adalah menstimuli kondisi agar setiap produk yang dihasilkan memiliki syarat-syarat sesuai dengan kebutuhan/kepuasan pelanggan. Selain itu juga mampu mengendalikan biaya produksi untuk menjamin agar harapan para pemegang saham terpenuhi.  

Tidak dapat dielakkan bahwa perubahan pasti terjadi di berbagai segi kehidupan ekonomi. Produk apapun dan bagaimanapun tingkat efisiensinya, suatu ketika teknologi produksi yang dipakai akan ketinggalan zaman. Kemudian diganti dengan generasi terbaru teknologi yang semakin efisien. Namun demikian semua itu memerlukan investasi baru yang modalnya diperoleh dari pemegang saham.

Pasar, tidak masalah bagaimana kondisinya, akan berubah sejalan dengan perubahan selera pelanggan. Misalnya, air mineral alami yang dahulu tidak termasuk katagori barang ekonomi dan tidak  dipasarkan, sudah beberapa tahun lalu diproduksikan secara masal dan sudah mendunia. Namun tidak dapat dielakkan  biaya produksi tersebut di negara-negara maju sangat tinggi. Tidak mudah menekan biaya. Karena itu kebanyakan perusahaan di negara-negara tersebut tidak menginvestasikan di negaranya tetapi di luar. Pertimbangannya karena biaya tenaga kerja dan biaya operasinya lebih murah.

Faktor-faktor yang mempengaruhi profitibilitas suatu perusahaan di sektor swasta sehingga perlu dibuat  proses pengambilan keputusan strategis adalah:

Ø      Perubahan sesuatu yang disukai pelanggan dari produk atau jasa yang ditawarkan. Produk dan jasa perlu diubah untuk merefleksikan perubahan kondisi pasar. Pelanggan ingin produk-produk yang mereka rasakan akan meningkatkan gaya hidupnya. Telepon seluler,contohnya, sangat populer karena membuat setiap orang dapat berhubungan dengan orang lain dimanapun manajer berada. Pangan yang dikemas praktis juga populer karena tidak membutuhkan persiapan dan jelas membuat konsumen senang. Teknologi canggih menyebabkan para pemasok mampu memenuhi kebutuhan pasar dalam bentuk cara-cara baru dan ini mampu mencuri pangsa pasar perusahaan lain.

Ø      Perubahan harga, biasanya  pengurangan, terjadi karena  adanya faktor tekanan persaingan. Pengurangan tersebut telah menjadi faktor kekuatan dari kehidupan industri modern. Artinya perusahaan harus memproduksi sesuatu dengan biaya yang lebih murah agar bisa hidup. Alcatel, satu dari perusahaan bidang komunikasi terbesar di Prancis adalah kasus seperti itu. Pada ramalan untuk tahun 1999, agar tetap kompetitif,  perusahaan itu harus mengurangi biaya produksinya sebanyak 5% pertahun sampai tahun 2004. Dan ini dijadikan sebagai keputusan strategis perusahaan.

Ø      Perubahan ukuran pasar yaitu banyaknya produk dan jasa yang diserap pasar. Volume produk yang dapat dipasarkan pada situasi pasar apapun adalah terbatas dan selalu berubah. Hal ini merupakan tugas besar untuk merubahan kapasitas produksi suatu organisasi apakah menurunkan atau meningkatkan. manajer perlu menyadari implikasi dari suatu perubahan ukuran pasar dan kapasitas produksi untuk mengelola perubahan secara efektif. Contoh terbaik adalah permasalahan yang dihadapi industri baja ketika terjadinya perang dunia kedua ketika tidak dikelola dengan baik. Baja merupakan produk pasar yang dicirikan adanya kelebihan suplai karena kapasitas baru yang murah dan mengurangi permintaan, dan akibatnya banyak pemasok yang menderita.

Ø      Perubahan cara mempromosi produk atau jasa. Orang membeli karena ada  hal baru yang dilihat. Kemudian diikuti rasa ingin tahu, lalu muncul kesadaran, dan akhirnya diputuskan barang dan atau jasa tersebut sebagai suatu kebutuhannya. Karena itu bagi perusahaan, promosi yang efektif adalah hal yang pokok untuk mencapai keuntungan komersial. Untuk itu ada dua hal yang perlu diperhatikan dalam promosi:

*      Kesadaran: menciptakan kesadaran produk dan merek produk melalui beberapa bentuk promosi, apakah melalui media elektronik, cetak, telepon, internet, ataukah tatap muka,

*      Ketersediaan: barang dan jasa selalu tersedia secara berkelanjutan ketika pelanggan akan membelinya.

Ø      Perubahan cara mendistribusi produk dan jasa. Adanya pendistribusian barang dan jasa sepanjang hari sudah merupakan kejadian keseharian. Hal ini terkait dengan tuntutan pasar yang semakin tinggi. Pengaruh internet dan jaringan transaksi melalui elektronik pun sudah menjadi tren meluas.

Ø      Perubahan unsur pendukung di pasar. Orang membeli barang atau jasa yang mahal mengharapkan adanya dukungan pelayanan yang lebih baik. Maknanya adalah para pemasok mengembangkan jaringan pendukung di berbagai wilayah dimana mereka berdagang. Dengan cara-cara pendistribusian yang baru para pemasok dapat mencapai lebih banyak pelanggan yang sering selama ini tidak terjangkau fasilitas pendukung. Dalam hal ini pemasok harus mencari cara-cara baru untuk mendukung hal itu. Sebagai contoh perlu dibangun beberapa agen.

Ø      Perubahan biaya tenaga kerja dan operasional. Unsur-unsur biaya  material dan teknologi produksi hampir dipastikan standar, tidak masalah dimana barang-barang dan jasa itu dihasilkan. Perbedaan nyata adalah dalam biaya tenaga kerja dan operasional. Kalangan manajer senior seharusnya mencari upaya secara bersinambung biaya terendah untuk mempertahankan daya saing, dan selalu siap untuk memindahkan semua bangunan, rancangan dan keahlian untuk mencapai kondisi bisnis yang  optimum. Dengan kata lain mutu SDM karyawan perlu ditingkatkan.

Iklan