Dalam era semakin bersaing, pebisnis yang hanya mengandalkan kemampuan, pengetahuan, dan keahlian saja tidaklah cukup.  Semuanya tidak bisa menjamin dia bakal sukses. Ada unsur lain yang sangat berperan yakni mutu persepsi. Unsur ini akan menentukan apakah, misalnya perjanjian bisnis akan berhasil atau tidak; karir akan berkembang atau malah hancur, dan promosi diterima atau bahkan ditolak. Dalam hal ini kesan pertama yang mempesona (positif) adalah sangat penting. Jarang didapatkan peluang yang kedua untuk berimpresi positif akan muncul. Karena itu gunakan kesempatan yang pertama sebaik mungkin. Mengapa demikian?

Pada umumnya orang-orang akan memiliki kesan tentang orang lain yang didasarkan pada cara berpikir, berpakaian, berbicara, dan berinteraksi dengan mereka. Penampilan pribadi, kerapian, bahasa tubuh, nada suara, pilihan kata, dan hal lain  membuat kesan pertama yang mempesona. Penelitian membuktikan bahwa ketika bertemu dengan seseorang untuk pertama kalinya, bagaimana kita mengatakan sesuatu dan apa yang ditunjukkan ternyata lebih penting ketimbang ucapan aktual. Dalam penelitiannya, Albert Mehrabian dalam Ranjit Singh M (Enhancing Personal Quality, 2004) mengungkapkan sebanyak 55 persen pemahaman komunikasi tatap muka ditunjukkan oleh bahasa tubuh; 33 persen oleh nada suara; dan hanya 7 persen oleh ucapan kata-kata.

Penampilan ternyata telah memainkan peran sangat penting dalam membuat kesan pertama yang mempesona buat orang lain. Dengan kata lain perhatian pada seseorang ketika sedang bertemu dengan orang lain sangat penting dalam membangun impresi pertama. Saya tidak tahu apakah ketika kita bertemu dengan seseorang yang berstatus lebih tinggi dari kita akan membuat kesan pertama yang begitu hebat ketimbang bertemu dengan sesorang yang berstatus lebih rendah. Seharusnya tidak demikian.

Secara umum  untuk membangun kesan pertama yang mempesona, khususnya dalam pergaulan bisnis antara lain adalah; mengembangkan citra diri yang positif; berpakain dan berpenampilanlah yang rapi ; datanglah tepat waktu; berjabat tanganlah yang erat; murah berucap terimakasih; berbahasalah yang baik dan benar; jangan lupa senyum; jadilah pendengar yang baik; bicaralah yang cukup keras dan jelas; memelihara keseimbangan posisi postur; percaya diri; dan perkenalan diri yang tanpa harus membanggakan diri.

Iklan