Ekspansi global oleh suatu perusahaan bukannya tanpa cita-cita dan langka pertimbangan. Tujuannya adalah meningkatkan posisi persaingan perusahaan dalam kancah internasional. Dengan mengglobal perusahaan harus sudah siap dengan strategi pengembangan volume produksi, wilayah pasar, integrasi vertikal,dan diversifikasi poroduk (horisontal dan vertikal).Untuk itu diperlukan pertimbangan matang berupa ragam faktor pendorong. Faktor-faktor dimaksud adalah skala ekonomi yakni bagaimana dengan tingkat produksi dan kepastiannya dilihat dari teknologi dan metode produksi yang digunakan. Kemudian faktor skop ekonomi (economies of scope) berupa keragaman produk yang bisa ditawarkan. Dan pertimbangan lainnya yakni bagaimana perusahaan harus mampu menciptakan biaya produksi yang rendah.

          Selain tiga faktor di atas, sumberdaya manusia (SDM) yang digunakan pun harus tangguh. Inilah salah satu unsur penentu perusahaan bakal mampu bersaing di pasar global. Untuk itu perusahaan harus mampu membangun kepercayaan atau nilai di kalangan karyawannya.Yaitu tekad untuk selalu bekerja berbasiskan standar mutu tinggi. Semakin tinggi standar semakin berpeluang perusahaan untuk makin maju.

Selain unsur kepercayaan maka perusahaan hendaknya mampu membangun sikap pentingnya meraih kinerja unggul. Fokus perhatian yang utama adalah  strategi fokus pada kepuasan pelanggan. Tidak ada kompromi untuk membangun loyalitas pelanggan dengan memberi pelayanan jumlah yang diminta dengan mutu terbaik, harga terjangkau,  dan waktu yang tepat. Nah untuk itu dibutuhkan kepemimpinan inspiratif. Kepemimpinan yang selalu memberi semangat kebersamaan, kinerja tinggi, dan efisiensi.

Pada gilirannya kalau faktor-faktor tersebut dijalankan secara optimum maka  semua komponen SDM termasuk karyawan akan memperoleh imbalan berupa kompensasi (finansial dan non-finansial) yang semakin baik. Para karyawan pun akan termotivasi untuk terus taatasas meningkatkan performanya.

Iklan