Melamar pekerjaan mungkin bisa dianalogikan kalau sang orang tua laki-laki akan melamar sang gadis untuk anaknya. Dia perlu mengetahui asal muasal keluarga sang gadis;bibit-bebet-bobot. Begitu pula halnya yang dilakukan sang orang tua si gadis. Termasuk  menginvestigasi bagaimana prospek kondisi hidup anaknya di masa depan kalau keluarga sang arjuna jadi melamar. Juga dalam hal ini sang arjuna dan sang srikandi harus sudah siap mental menjadi suami isteri.Lalu ada ”deal” bagaimana dengan mahar, kapan dan dimana dilakukan pernikahan, siapa saja penghulu,wali dan saksi, dsb. Itulah yang disebut sebagai proses manajemen lamar melamar sang gadis.

Nah kini bagaimana sebaiknya  anda melamar pekerjaan agar diterima sang keluarga “kekasih” (perusahaan atau organisasi)? Beberapa langkah persiapan berikut bisa dijadikan pertimbangan anda.

(1).Siapkan mental diri anda. Anda akan memasuki babak kehidupan  sosial dan psikologis yang baru. Yang jelas kondisinya bakal berbeda dengan suasana kehidupan keluarga, sekolah, dan university. Anda harus sudah siap berinteraksi dengan subsistem manajemen dan karyawan yang terikat dengan budaya organisasi dan budaya kerja tertentu. Disitu ada kaidah/nilai-nilai kedisiplinan, etika dan estetika kerja yang harus dipatuhi anda tanpa kecuali.Sepertinya  terlihat kaku. Namun jangan khawatir lama kelamaan anda akan menjadi terbiasa.

(2).Memperkuat mental anda. Biasanya pendatang baru akan merasa gugup bahkan kurang percaya diri apakah dia akan mampu atau tidak sebagai seorang karyawan.Karena itu pelajarilah lebih mendalam potensi anda seperti pengetahuan, ketrampilan, talenta, kepribadian, motivasi anda,dsb. Banyak bergaulah dengan para karyawan yang berpengalaman cukup. Pelajari juga beragam referensi dan tips bagaimana menyesuaikan diri dalam kehidupan kerja. Di sisi lain aktiflah dalam berorganisasi. Para pelamar yang semasa hidupnya sebagai mahasiswa aktif berorganisasi umumnya relatif sudah siap memasuki dunia baru. Sangat beda ketimbang mereka yang mengisolasi diri hanya untuk belajar. Namun resep penguatan mental secara umum  ketika akan melamar adalah jangan tegang dan  rileks saja. Anda juga harus melatih kesabaran karena pada kenyataannya ketika anda melamar belum tentu langsung diterima. Bisa jadi berkali-kali melamar baru anda dipanggil,diwawancarai, dites, dan dinyatakan diterima.

(3).Mempelajari  profil lowongan tempat kerja. Untuk itu anda harus aktif mencari informasi lowongan kerja baik dari media cetak, elektronik, tempat anda kuliah, maupun dari kolega-kolega anda. Jangan pedulikan atau pilih-pilih apakah tempat kerja itu dinilai cocok dengan disiplin ilmu anda atau tidak.Pelajarilah tentang kondisi organisasi sekarang dan prospek ke depan. Pelajari pula apa saja syarat-syarat yang diminta oleh organisasi. Informasi tentang prospek karir anda dan manajemen kompensasi juga termasuk penting untuk diketahui. Kalau perlu anda melakukan kontak langsung kepada divisi SDM tempat kerja yang anda tuju.

(4).Menyiapkan segala dokumen. Dokumen  yang dibutuhkan untuk melamar pekerjaan meliputi ijasah, riwayat hidup anda (CV), kartu penduduk, keterangan kondisi kesehatan, keterangan  pengalaman kerja, surat rekomendasi dari beberapa rujukan personal,dsb.

(5).Mempelajari tips melamar.Agar proses pelamaran berjalan baik maka sebaiknya anda mempelajari beberapa tips dan latihan membuat surat lamaran (isi, bahasa, format), teknik proses wawancara, cara penampilan diri,dsb.

Iklan