Ada berkah tertentu yang mungkin terlupakan setelah kita melalui bulan Ramadhan dan memasuki bulan Syawal 1428 H ini. Ramadhan seharusnya memiliki berkah lain yakni sisi riset perilaku manusia dan atau masyarakat. Perilaku selama ramadhan dan lebaran bisa dianalisis lebih dalam lagi berdasarkan strata sosial ekonomi masyarakat, tipologi lokasi perkotaan dan perdesaan, jawa dan luar jawa, dsb. Untuk itu ramadhan seharusnya mendorong kalangan akademisi termasuk peneliti untuk menelaah  secara mendalam  beberapa hal seperti:

(1).Keluarga sebagai sistem sosial terkecil. Beberapa segi yang dapat diteliti antara lain pemahaman individu tentang makna ramadhan dan idul fitri, alokasi waktu untuk kegiatan ekonomi (bekerja) dan kegiatan beribadah termasuk kegiatan sosial. Bagaimana pembagian tugas di antara anggota keluarga dalam menyiapkan sahur dan buka sekeluarga. Siapa saja yang paling berperan. Bagaimana tadarusan bersama dilakukan. Bagaimana dengan kesiapan atau renacana pulang mudik? Dengan cara apa? Apa saja oleh-oleh yang dibawanya?dsb.

(2).Ekonomi keluarga.Yang dapat diteliti antara lain bagaimana kesiapan keluarga menghadapi ramadhan dari segi pendapatan. Pemahaman tentang perlunya penghematan. Alokasi pengeluaran keluarga untuk makanan, pakaian untuk lebaran,  zakat-infak dan sedekah-, biaya mudik,dsb. Berapa pendapatan selama ramadhan dan sumber pendapatannya. Alokasi waktu mencari nafkah, kegiatan domestik, dan kegiatan sosial. Bagaimana kalau pendapatan tidak cukup ketimbang rencana pengeluarannya (pinjam, ambil tabungan, penggadaian)? dsb.

(3).Media komunikasi. Yang dapat diteliti antara lain, pendapat masyarakat tentang apa saja jenis program dan tema syiar yang dinilai layak mendukung suasana ramadhan. Bagaimana dengan manajemen penyiarannya? Seberapa jauh manfaatnya bagi pengembangan perilaku masyarakat?dsb.

(4).Lembaga keuangan: beberapa hal yang dapat ditelaah antara lain seberapa jauh lembaga keuangan termasuk perbankan dan pegadaian mengantisipasi kenaikan permintaan uang oleh masyarakat? Bagaimana dengan trendnya? Bagaimana dengan sistem pelayanannya, dsb.

(5).Distribusi kebutuhan masyarakat. Segi  yang dapat diteliti antara lain bagaimana sisi suplai kebutuhan pokok menghadapi permintaan yang melonjak? Bagaimana stabilisasi harga dapat diciptakan.Bagaimana dengan sistem angkutannya.dsb.

(6) Ketentuan ramadhan dan lebaran; sikap masyarakat terhadap pertimbangan ketentuan mulainya ramadhan dan lebaran; sikap terhadap himbauan atau larangan membuka warung makan di siang hari; dsb. 

(7) Ritual lebaran. Tradisi masakan untuk lebaran.Bagaimana dengan acara takbiran.Bagaimana dengan sistem silaturahmi lebaran.dsb.        

     Beragam sisi riset di atas hanyalah sekedar contoh saja. Berbagai segi dapat dikembangkan bergantung pada tujuan dan kegunaan penelitiannya. Siapa tahu setiap dosen bisa membimbing para mahasiswanya untuk melakukan riset ramadhan-lebaran  bagi keperluan pembuatan skripsi dan thesis.

Iklan