Di bulan suci ini ada saja  pedagang yang tega-teganya memanipulasi kualitas barang dagangannya.  Kebutuhan konsumen yang meningkat di bulan ramadhan dijadikan momentum yang menguntungkan. Sementara  longgarnya pengawasan kualitas barang oleh pihak terkait dimanfaatkannya. Mental mereka begitu mengerikan. Ada yang memanipulasi kualitas dengan menjual makanan dan minuman kadaluarsa. Dan ada daging oplosan dan gelonggongan yang haram. Astagfirullah……         

        Konon ayam yang sudah dipotong lalu disuntik air di bagian paha dan dadanya. Semua jenis daging ini dikatagorikan oleh MUI sebagai bangkai karena prosesnya tidak wajar dan mendatangkan berbagai penyakit. Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan atasmu  bangkai, darah, daging babi dan apa yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah; tetapi barangsiapa yang terpaksa memakannya dengan tidak menganiaya dan tidak pula melampaui batas, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (an-Nahl; 115). 

      Entah apa yang ingin dituju pengusaha dan pedagang  dengan perilaku berjualan seperti itu. Tampaknya yang penting adalah menghalalkan segala cara untuk meraih kenikmatan sesaat yang bakal sesat di kemudian hari. Dan  barangsiapa  berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit(Thaahaa; 124). Ya Allah berilah petunjuk kepada mereka agar dapat berbisnis secara halal. Amin.

Iklan