Ada yang dapat dipelajari dari kemenangan kesebelasan Irak dalam turnamen Piala Asia 2007. Untuk meraih kemenangan pada jenis turnamen apapun, tidak cukup dengan bermodalkan semangat juang. Selain semangat juang, juga kebersamaan atau kekompakan dalam suatu tim menjadi andalan untuk menang. Nah di sisi lainnya sebagai sumber keandalan adalah kemampuan teknis, kecerdasan emosi, dan kecerdasan fisik. Kesebelasan Irak punya segalanya. 

       Bagaimana dengan kesebelasan Indonesia? Ya rata-rata pemain  sudah memiliki kertampilan teknis yang relatif baik. Semangat untuk menang begitu tinggi bahkan ngotot. Namun kebersamaan dan emosi sering kebablasan. Nah yang lainnya yakni  stamina fisik relatif juga masih lemah. Terbukti pada pertandingan setelah rehat, kesebelasan Indonesia tampak sering ngos-ngosan. Bagai kurang gizi yang parah. Saya membayangkan di masa depan, dengan asupan gizi tinggi, rata-rata para pemain sepakbola Indonesia bakal memiliki postur fisik tegap dengan tinggi badan minimal 1,70 meter.  

Iklan