Kita mungkin pernah melihat seseorang yang senang bergurau. Kalau ditanya tentang sesuatu selalu dijawab enteng dan ringan. Bahkan ada yang sok tahu. Setiap ada permintaan bantuan dari orang lain selalu siap sedia. Padahal belum tentu dia sanggup atau tahu bagaimana menolongnya. Bahkan kalau sudah pada posisi terpojok ada saja akal bulusnya. Ya kita maklumi saja, seperti yang terjadi dalam kisah Nasrudin yang saya kutip dan adaptasi dari Republika Online (20 Februari 2004) berikut ini. 

Mendengar bahwa ada seorang yang ingin belajar bahasa Kurdi, Nasrudin langsung menawarkan diri sebagai gurunya. Sebenarnya, pengetahuan bahasa Kurdi yang dimiliki Nasrudin terbatas hanya beberapa kata saja. “Kita, sebaiknya mulai saja dengan kata-kata ‘Sop Panas’,” ujar Nasrudin.”Dalam bahasa Kurdi, ini disebut Aash.” “Bagaimana kalau kita ingin mengatakan ‘Sop Dingin’?”,tanya sang murid. “Engkau tidak akan pernah mengatakan ‘Sop Dingin’. Orang Kurdi hanya suka sop panas.”,ujar Nasrudin dengan entengnya.