Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2003) kata sambutan adalah tuturan yang diucapkan dalam suatu acara perayaan, pesta, dan lain-lain. Disitu ada tuturan kata dan kalimat dengan susunan yang sistematis untuk disampaikan di depan orang banyak. Misalnya disampaikan dalam acara halal bi halal, pesta ulang tahun, pesta pernikahan, rapat kerja dsb. .

       Secara garis besar, cerminan kata sambutan yang baik adalah munculnya kesan positif bagi yang mendengarnya. Dengan kata lain sang pemberi sambutan seharusnya memahami apa tujuan suatu acara, siapa pengunjungnya, siapa tuan rumahnya dan penyelenggaranya dan bagaimana sikap respek pada lingkungan yang hadir. Substansi ucapan terimakasih secara subtansi bukan karena sang penyelenggara dan tuan rumah gila respek namun hanya dalam konteks kelaziman dan hubungan sesama.

       Karena itu kalau kita kurang siap dalam memberi sambutan maka isi dan ungkapannya dicirikan dengan begitu seenaknya saja. Tidak karuan dan jauh dari sistematis. Hal-hal yang dianggap sederhana terabaikan karena asyik misalnya melucu berlebihan. Akibatnya terkesan asal-asalan. Padahal kalau kita simak beberapa sambutan misalnya dalam acara kekeluargaan suatu organisasi pun akan lazim diawali dengan ungkapan rasa syukur ke hadirat Tuhan. Kemudian disampaikan maksud dan tujuan pertemuan secara ringkas. Lalu tidak lupa sebagai rasa respek kita  menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara dan juga tentunya tuan rumah. Kemudian barulah sambutan substansinya. Respek ini adalah sangat lazim dimana pun acara diselenggarakan. Bukan saja di Indonesia yang kental dengan adat timurnya yang santun dan saling menghormati sesama. Namun juga di negara-negara lain termasuk di dunia Barat.

        Jadi skema susunan kata sambutan yang baik:dicirikan oleh pertama salam pembukaan berisi antara lain: (a) ucapan salam ke semua hadirin; (b) ungkapan puji syukur ke hadirat Tuhan;(c) ungkapan terima kasih kepada pembawa acara, panitia dan tuan rumah (bisa institusi bisa pribadi). Kedua, pengantar pokok masalah, maksud dan tujuan dari pertemuan; Ketiga penyampaian isi sambutan dengan bahasa yang baik dan benar, sistematis dan terstruktur, uraian gagasan pokok ; dalam hal ini boleh disampaikan dengan tambahan humor atau anekdot asalkan tidak berlebihan. Dan keempat adalah penutup yang berisi simpulan, penegasan substansi sambutan, dan harapan; ketika itu bisa saja disampaikan ucapan terimakasih kembali seperti yang telah disampaikan  di awal sambutan; dan permohonan maaf apabila ada sikap dan kata-kata yang kurang berkenan. Ini penting dalam konteks sikap rendah hati.

SELAMAT MENCOBA

About these ads