“Satu satu, aku sayang ibu. Dua dua, juga sayang ayah. Tiga tiga.. sayang adik kakak. Satu-dua-tiga, sayang semuanya”. Itulah sepenggal lagu anak-anak yang sudah pop sejak tahun ‘50an. Maknanya sangat dalam yakni kasih sayang dalam suatu keluarga. Janganlah diskriminatif untuk berbuat kasih. Bagaimana dengan angka-angka (nomor) hasil undian pemilihan untuk para calpres-wapres? Apakah ada makna tertentu? Pertanyaan lebih spesifik adakah makna keberuntungan tertentu?
Selain tidak menguasai numerology, saya tidak percaya pada angka keberuntungan dari angka. Hemat saya semua angka bermakna baik. Dari beberapa sumber yang dipelajari semua angka ditafsirkan berbeda-beda. Ada angka 4, 5, 6, 7, 13, dst. Bayangkan pada angka yang sama bisa berlambang baik tetapi bisa juga buruk. Pemaknaan angka-angka itu cenderung spekulatif, tidak terukur, primbonisme, bahkan cenderung jadi mitos. Jadi angka undian pilpres-wapres seharusnya cukup dimaknai lebih pada hal-hal pragmatis saja. Atau cuma simbol untuk memudahkan penyebutan urutan pasangan kandidat. Barangkali juga untuk keperluan administrasi. Bukan bermakna klenik. Kalau ada yang menghubung-hubungkan dengan keberuntungan barangkali hanya untuk sekedar intermezo saja.
Dengan demikian keberuntungan atau lebih tepatnya keberhasilan pasangan kandidat nanti dalam pilpres-wapres antara lain sangat bergantung pada kualitas isi platform, program nyata, dan keberpihakan program yang ditawarkan. Selain itu memang dipengaruhi pula oleh karakter kepribadian, performa, dan popularitas figur. Sebagai unsur pendukungnya adalah intensitas, teknik, dan etika promosi atau kampanye: putih ataukah hitam. Rakyat punya otonomi dengan cerdas dan kritis memilih mana kandidat yang terbaik. Kembali ke makna lagu di atas diharapkan proses pilpres-wapres akan berlangsung dengan penuh kasih sayang.













Setuju Bapak….
Saya juga tidak percaya dengan yang namanya angka keberuntungan.
Menurut saya angka itu hanyalah sebagai penanda sesuatu seperti urutan, nilai, dan sebagainya. Jadi, semata-mata hanya untuk memudahkan dalam hal pembedaan satu dengan lainnya.
Oleh: Reki gusman on Mei 31, 2009
at 3:04 am
betul reki….hindari untuk berspekulasi tentang makna angka…..semua angka adalah baik….
Oleh: sjafri mangkuprawira on Mei 31, 2009
at 12:34 pm
Berbicara tentang keberuntungan atau juga sebaliknya kesialan klo-klo terpilih atau tidaknya presiden tidak dilihat dari angka-angka. Saya tidak pernah percaya dengan nomor-nomor sesuai juga dengan keyakinan saya terhadap angka-angka. Semua angka tersebut saya pikir tergantung kita, menganggap angka itu baik, ya…akan baik juga hasilnya. Urutan nomor apapun saya lebih berprinsip bagaimana nanti rakyat memilih. Menurut pandangan saya semuanya bagus dan berpotensi untuk menang. Calon -calon tersebut menunjukan bahwa di negara kita sudah ada demokrasi, gak seperti zaman dulu, sejak saya lahir sampai saya kuliah presidennya yang itu-itu saja. Rakyat sekarang sudah pintar prof, bisa memilih mana yang menurut mereka pantas, satu yang saya khawatirkan prof,klo-klo mereka salah pilih (sa-pi), oleh karena mereka salah pikir(Sa-pi) dalam memilih nanti, mereka pikir bagus ternyata tidak bagus.
Oleh: Lara on Mei 31, 2009
at 9:59 am
sependapat lara…mari kita pilih siapa pemimpin terbaik tanpa terpengaruh oleh klenik atau primbon atau spekulasi angka urutan……
Oleh: sjafri mangkuprawira on Mei 31, 2009
at 12:36 pm
betul dan setuju banget.
Oleh: gahaz on Mei 31, 2009
at 8:28 pm
setuju juga gahaz…..
Oleh: sjafri mangkuprawira on Mei 31, 2009
at 11:45 pm
angka sial ataupun angka hoki gak diatur dalam Al-Quran dan Hadits.
pak…beberapa hari yg lalu saya dengar keponakan saya nyanyikan lagu itu dan sekarang ternyata syairnya sudah diganti pak…begini
“One and one I love u My Mother, Two and Two I Love u my father…..etc”
Oleh: alida on Juni 1, 2009
at 8:25 am
betul alida…..tak ada tafsir tentang keberuntungan atau makna angka…..wah lagu satu,dua,tiga seharusnya tambah satu lagi yaitu sayang buat kakek dan neneknya……
Oleh: sjafri mangkuprawira on Juni 3, 2009
at 8:14 pm
ada angka buruk dan bagus karena manusianya itu sendiri yang terlalu banyak berkelakar
Oleh: omiyan on Juni 1, 2009
at 9:21 am
bung omiyan…..ya seharusnya cuma dipakai untuk rileks saja….tapi ada yg menilainya sungguhan…..
Oleh: sjafri mangkuprawira on Juni 3, 2009
at 8:11 pm
iya saya juga sepakat qt tidak perlu percaya angka-angka klenik, bolehlah klo qita sekedar suka yang klo angka diatas 80 hitung-hitung hasil ujian jadi itu angka yang bagus.
Oleh: hamid on Juni 1, 2009
at 12:52 pm
ya bung hamid…kalau itu standar performa akademik…..
Oleh: sjafri mangkuprawira on Juni 3, 2009
at 8:09 pm
Ya Pak, angka bukanlah penentu kemenangan
Semoga rakyat semakin cerdas
Hingga mampu memilih Presiden dan Wakilnya yang terbaik
Jangan biarkan hanya dengan selembar uang lalu harapan pun kandas
Semangat!
Oleh: achoey on Juni 1, 2009
at 3:15 pm
ya kang achoey….betul rakyat semakin cerdas….akan melawan kalau ditindas…so pilihlah capres yg pas…..
Oleh: sjafri mangkuprawira on Juni 3, 2009
at 8:08 pm
Assalamualaikum Prof…saya percaya ada angka baik dan angka buruk, angka baik = angkasa raya saat bulan purnama. Angka buruk = angkara murka sang durjana, hahaha.
Alhamdulillah sekarang lagu satu satu aku sayang ibu bisa di nyanyikan sampai akhir lagu, dulu nyanyinya cuma di 2 2 aku sayang bapak doank, nggak kelar – jelas.
Salam
Oleh: rutnug on Juni 10, 2009
at 4:16 am
ya rutnug…adalagi tentang angka….angka arab,angka bulat,angka bersusun,angka penunjuk,angka romawi,angka kelahiran,angka kematian…..
Oleh: sjafri mangkuprawira on Juni 12, 2009
at 11:01 pm
Iya, saya sungguh kecewa dengan beberapa punggawa partai tertentu (padahal pimpinan partai Islam), yang mengatakan bahwa angka tertentu menyatakan victory (kemenangan)–sebagai bentuk dukungan pada capres tertentu (mudah-mudahan saja tidak menang). Sunggguh tidak sesuai dengan nilai-nilai islam. Saya sangat kecewa.
Oleh: mathematicse on Juni 23, 2009
at 12:57 pm
ya bung math….mitos tentang makna angka-angka di kalangan masyarakat seharusnya dihindari….kecuali kita tahu misalnya untuk indeks pretasi akademik atau kinerja….
Oleh: sjafri mangkuprawira on Juni 26, 2009
at 8:34 pm
Salam Bapak TB,
Saya orang malaysia, saya hendak minta tolong bapak berkenaan tajuk lagu yang dipetik dalam tulisan bapak.
Saya mohon jasa baik bapak dalam hal ini.
Oleh: muqay on Juni 25, 2009
at 3:48 am
salam juga bung muqay….boleh tahu secara spesifik pertolongan apa yg dapat saya berikan pada anda…..?…salam
Oleh: sjafri mangkuprawira on Juni 26, 2009
at 8:31 pm