Era global sedang bergulir kencang. Tantangan berupa turbulensi semakin gencar. Berbagai jenis informasi semakin saling berseliweran saja. Perusahaan yang menjauh dari era ini akan terpuruk. Pasalnya tantangan masa kini adalah bagaimana menguasai atau mengatasi banyaknya informasi dan pengetahuan yang berasal dari segala penjuru dunia. Bagaimana perusahaan mengorganisasi informasi dan pengetahuan seoptimum mungkin? Bagaimana perusahaan memfasilitasi diseminasi informasi? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut merupakan alasan mengapa manajemen pengetahuan dibutuhkan. Bagi perusahaan yang tergolong sebagai organisasi belajar maka manajemen pengetahuan sudah menjadi kebutuhan.
Natarajan dan Shekar (2000) dalam Jamaliah Abdul Hamid (Understanding Knowledge Management, 2003) mendefinisikan Manajemen Pengetahuan sebagai kegiatan terstruktur dari organisasi dalam rangka memperbaiki kapasitas organisasinya. Caranya adalah dengan memperoleh, membagi, dan memanfaatkan pengetahuan untuk meningkatkan derajat kelangsungan hidup dan keberhasilan organisasi. David dan Associate (1997) mengatakan bahwa manajemen pengetahuan adalah suatu proses yang sistematik dalam menciptakan, mengumpulkan, mengorganisasikan, mendifusikan, memanfaatkan, dan mengeksploitasi pengetahuan. Dari definisi tersebut maka ada empat subsistem dari manajemen pengetahuan yakni mendapatkan, menciptakan, menyimpan, dan mentransfer-memanfaatkan pengetahuan.
Setiap perusahaan tentu saja berorientasi pada kebutuhan konsumen. Untuk itu perusahaan seharusnya membutuhkan informasi yang menyangkut dinamika pola perilaku pasar. Kebutuhan konsumen dan pelanggan semakin dinamis dengan semakin tingginya tingkat pendidikan dan pendapatan mereka. Tuntutan konsumen terhadap mutu produk (barang dan jasa) dan pelayanan misalnya mendorong perusahaan untuk menelaah kembali proses produksi, distribusi, promosi, dan pelayanan. serta model dan fasilitas pelayanan. Untuk itu perusahaan perlu memperoleh informasi tentang jenis teknologi produksi dan sistem pelayanan yang mutahir. Apa saja teknologi yang layak ditinjau dari sisi teknis, finansial dan ekonomi. Disamping itu perusahaan pun membutuhkan peningkatan mutu sumberdaya manusianya. Untuk itu pengetahuan tentang metode rekrutmen, seleksi, pelatihan dan pengembangan sumberdaya manusia menjadi hal yang vital.
Sistem yang diciptakan merupakan suatu keterkaitan yang komprehensiv dari informasi dan pengetahuan dari beragam sumber seperti kalangan praktisi, ilmuwan, dan pengamat. Data dan informasi diolah, dianalisis, dan sejauh mungkin disintesis yang kemudian dipakai untuk menyusun strategi bisnis perusahaan. Tidak tertutup kemungkinan sistem ini memotivasi para karyawan untuk bekerja berbasis pengetahuan. Artinya mereka akan selalu meningkatkan mutu kinerjanya semaksimum mungkin lewat proses pembelajaran yang bersinambung. Pada gilirannya penerapan manajemen pengetahuan sebagai sistem akan meningkatkan pertumbuhan kinerja bisnis perusahaan.
Keberhasilan penerapan manajemen pengetahuan sangat bergantung pada beberapa faktor. Yang pertama adalah kualitas pemimpin perusahaan yang didukung semua lini. Disini sang pemimpin, katakanlah manajemen menengah,harus komit dan taatasas dalam menerapkan dan mengembangkan sistem secara partisipatif dan integral. Yang kedua adalah dukungan budaya kerja berbasis pengetahuan di kalangan manajemen dan karyawan. Secara eksplisit budaya pengetahuan akan memperkuat budaya kerja yang ada. Dan yang ketiga, karena sebagai sistem maka manajemen pengetahuan harus merupakan sistem bisnis perusahaan yang total. Artinya subsistem manajemen pengetahuan berkaitan dengan subsistem lainnya seperti dengan subsistem-subsistem manajemen SDM, manajemen finansial, manajemen kompensasi, manajemen produksi, manajemen pemasaran.
Juni 19, 2008 at 11:48 am
Sebelumnya saya mau menyampaikan tanggapan mengenai artikel Bapak tentang KM, Wah… artikel bapak yang keren banget… semua dipaparkan secara jelas. oya, mohon maaf, sebelumnya, saya Connie Agustin, mahasiswi semester 8, S1 jurusan Teknik Industri Universitas Andalas Padang. Saya sekarang sedang dalam proses pembuatan skripsi, tapi saya masih bingung dengan judul. Waktu pertama kali saya mendengar tentang KM,saya benar-benar tertarik sekaligus bingung tentang apa itu KM. Saya tau KM itu suatu modal yang sangat penting dimiliki, tapi keuntungan lebih spesifik dari mempelajari atau melakukan penelitian tentang KM itu sendiri saya masih ngambang.. saya sangat ingin sekali melakukan penelitian tentang KM, tapi lagi-lagi, saya terhalang oleh kebingungan saya tentang metodologi untuk penelitian KM itu sendiri, apa dan bagaimana peranan dan penerapan KM, apa tujuan penelitiannya, apa kelebihannya, apa-apa saja data yang akan saya butuhkan, kondisi perusahaan yang bagaimana yang menjadi alasan sehingga saya bisa melakukan penelitian KM di perusahaan tersebut, Buku-buku apa yang bagus digunakan untuk mempelajari KM mulai dari hal yang mendasar sampai untuk mempelajarinya lebih jauh serta tahapan-tahapan apa saja yang harus saya lalui dan terakhir apa output dari penelitian tersebut. Setelah membaca artikel Bapak ini, saya jadi semakin tertarik lagi untuk mempelajari tentang KM, tapi saya benar-benar membutuhkan bantuan dari Bapak sesuai dengan pengalaman dan informasi yang bapak miliki terkait dengan pertanyaan-pertanyaan saya tentang KM di atas. Saya mohon maaf sebelumnya, jika saya telah lancang dan merepotkan Bapak, tapi saya benar-benar ingin memperoleh informasi yang banyak tentang KM dari pihak manapun, supaya penelitian yang saya lakukan nantinya tidak hanya sebatas penelitian untuk sebuah kelulusan. Sebelum dan sesudahnya saya mengucapkan terima kasih banyak atas perhatian, waktu, kesempatan dan penjelasan yang sangat berharga dari Bapak….
Juni 19, 2008 at 4:27 pm
ya connie……interesting…..insya allah saya akan memberi info pada anda….silakan kirim alamat email anda…..salam belajar
September 17, 2008 at 2:58 am
terimakasih atas infonya
September 17, 2008 at 4:17 am
sama-sama bung jainal…semoga bermanfaat…
November 1, 2008 at 11:08 am
Mohon penjelasannya tentang KM , pak… saya masih bingung banget… saya tertarik mengengkat skripsi tentang KM, tp sampai sekarang apa itu KM, Proses KM , apa yang membedakn KM dengan SI lainnya sperti sistem pakar dan lainya, dan apa orientasi KM, apa ada persyaratan atau kondisi khusus dari suatu perusahaan agar dapat menerapkan KM… jika tidak merepotkan, mohon penjelasannya di connie.agust86@yahoo.co.id.. penjelasannya amat sangat membantu saya,., terima kasih banyak y, pak….
November 2, 2008 at 5:33 am
mbak agustin…….ada satu buku yang isinya sangat komprehensif untuk mengatasi kebingungan anda dalam pembuatan skripsi yakni berjudul “Knowledge Management dalam Konteks Organisasi Pembelajar”…..disini perusahaan dianggap sebagai learning organization atau organisasi pembelajaran……ditulis oleh Jann Hidajat Tjakraatmadja dan Donald Crestofel Lantu (2006)…..SBM ITB Bandung……
November 7, 2008 at 7:26 am
Saat ini saya sedang mengerjakan skripsi tentang KM dan hubungannya kualitas kinerja pustakawan. Tapi sebenarnya saya sekarang masih bingung tentang apa itu KM, ada syarat, kriteria atau kondisi khusus tidak dalam penerapan KM, sampai sejauh mana hubungannya dengan kinerja. Kira-kira buku atau refensi apa saja yang bisa saya gunakan untuk mendukung penulisan skripsi saya ini. Jika tidak merepotkan , saya mohon penjelasannya di chizty_niez@yahoo.com
Penjelasan dari bapak akan sangat membantu saya. Terimakasih
November 8, 2008 at 3:08 am
silakan anda lihat butir 6 pada rubrik komentar ini….disitu saya cantumkan nama bukunya…….semoga menjawab kehendak anda….sukses……
November 8, 2008 at 3:09 am
christy….silakan anda lihat butir 6 pada rubrik komentar ini….disitu saya cantumkan nama bukunya…….semoga menjawab kehendak anda….sukses……
November 10, 2008 at 10:07 am
Pak Sjafri yang baik …
Perkenalkan, saya Samidi mahasiswa ilmu komputer, kebetulan akan membuat tugas akhir.
Saya tertarik dengan KM ini untuk coba di implementasikan dalam bentuk software / aplikasi, jika bapak berkenan mohon informasi contoh aplikasi / software yang pernah ada … saya akan coba pelajari desain software dan smoga bisa membuat untuk keperluan tugas akhir tersebut, dimana software tersebut punya kemampuan untuk meng-create, save, organize, distribute dan paling penting using knowledge dari organisasi yang kita pilih.
Salam,
Samidi
November 10, 2008 at 3:54 pm
bung samidi yang baik……mohon maaf saya sama sekali tidak mampu memenuhi permintaan anda….saya bukan ahli ilmu komputer,baik teori maupun prakteknya……..kecuali anak dan mantu saya yang masternya dalam ilmu komputer…….selamat menulis tugas akhir…..
Desember 22, 2008 at 9:25 am
Selamat sore….
Perkenalkan saya Bella,saat ini saya sedang mengerjakan Tugas Akhir dengan judul “Hubungan managemen pengetahuan dengan kepuasan pelanggan”
Saya sangat mengharapkan bantuan Bapak berupa penjelasan ataupun referensi untuk membantu penyelesaian Tugas Akhir saya…
Jika tidak merepotkan mohon penjelasannya di email belz_moetz@yahoo.com..
Terima Kasih..
Desember 22, 2008 at 5:07 pm
mbak bella……pertanyaan atau bantuan spesifiknya apa ya……..
Januari 6, 2009 at 9:02 am
pak, bisa ga dijelaskan hubungan antar ilmu manajemen secara umum dengan manajemen pengetahuan. saya salah seorang mahasiswa MM di denpasar sangat tertarik untuk mengangkat manajemen pengetahuan sebagai bahan thesis saya nantinya. apakah relevan membahas manajemen pengetahuan untuk program MM (di bawah Fakultas Ekonomi).
terima kasih sebelumnya.
Oktober 2, 2009 at 8:03 pm
Terima kasih untuk tulisan ‘hebat’ bapak Sjafri.
Isi tulisan sangat menjawab salah satu dari pertanyaan
seputar definisi KM yang saya sedang diskusikan
bersama teman-teman. Namun kiranya bapak Sjafri juga
bisa menjelaskan KM sebagai paradigma untuk
mewujudkan tercapainya tujuan organisasi?
Semoga bapak Sjafri selalu mendapat curahan
rahmatNya.
Oktober 5, 2009 at 12:30 am
bung ichwan…KM sebagai paradigma sangat berkait dengan ciri-ciri learning organization….antara lain tiap individu sepatutnya tidak pernah berhenti belajar…untuk apa? untuk mengembangkan kemampuan diri, berpikir sistem, bekerja dlm tim yg solid dsb….untuk itu peranan manajemen sangat penting utk mengkondisikan hal itu dalam bentuk kebijakan dan program pengembangan sdm dan sistem pengetahuan….kalu itu dilakukan maka tiap organisasi dan individunya akan selalu siap dgn manajemen perubahan….
Januari 7, 2009 at 3:56 am
ya mas imsuryawan…….ilmu manajemen khususnya dekat sekali dengan manajemen pengetahuan (MP)…….pada tahun 1993 Peter Drucker mengatakan ketika itu dunia sudah memasuki era knowledge society……..jadi produksi tidak terlalu mengandalkan pada modal tetapi pada modal manusia…..yang disebut knowledge worker…….nah karena itu MP dapat digunakan untuk mengembangkan suatu perusahaan menjadi organisasi pembelajaran…….yang semakin unggul……misalnya mulai dari pola manajemen produksi,distribusi, sampai manajemen pemasaran dan pelayanan pada pelanggan….semua berbasis pada manajemen dan MP……salam….
Januari 16, 2009 at 5:08 am
Selamat Siang….
Saya Bella,
Saat ini saya masih belum mengerti tentang apa itu KM, ada syarat, kriteria atau kondisi khusus tidak dalam penerapan KM,manfaat KM, dan sampai sejauh mana hubungannya dengan kepuasan pelanggan. Kira-kira buku atau refensi apa saja yang bisa saya gunakan untuk mendukung penulisan skripsi saya ini.
Terima Kasih…
Januari 18, 2009 at 12:12 am
mbak bella……coba anda lihat di salah satu komen saya disini…..ada beberapa buku KM yang saya anjurkan untuk dibaca…….salam
Januari 18, 2009 at 2:28 pm
Saya mau bertanya, ada tidak hubungan antara manajemen pengetahuan dengan kinerja pustakawan. Dan bisakah bapak jelaskan pula hubungan antara manajemen pengetahuan itu dan kinerja pustakawan.
Terima kasih!
Januari 19, 2009 at 2:41 am
mas christy…….hipotesisnya adalah semakin tinggi tingkat pengetahuan, pemahaman, dan sikap pustakawan tentang manajemen pengetahuan cenderung semakin tinggi tingkat kinerjanya ….ceteris paribus…….
Januari 19, 2009 at 2:45 am
mas christy…….hipotesisnya adalah semakin tinggi tingkat pengetahuan, pemahaman, dan sikap pustakawan tentang manajemen pengetahuan cenderung semakin tinggi tingkat kinerjanya ….ceteris paribus…….buku berjudul “Knowledge Management dalam Konteks Organisasi Pembelajar”…..disini perusahaan dianggap sebagai learning organization atau organisasi pembelajaran……ditulis oleh Jann Hidajat Tjakraatmadja dan Donald Crestofel Lantu (2006)…..SBM ITB Bandung……semoga bermanfaat……
Januari 20, 2009 at 8:17 am
Apakah untuk meneliti tentang hubungan manajemen pengetahuan dengan kinerja pustakawan itu harus pada perpustakaan yang sudah menerapkan manajemen pengetahuan?
Apa saja kriteria dari perpustakaan yang sudah menerapkan manajemen pengetahuan didalamnya?
Thanks!!
Januari 21, 2009 at 1:30 pm
ya christy……kalau perpustakaan belum menerapkan MK…….. maka ketika diadakan survei para responden tidak bisa memahami apa yang dikendaki tentang manajemen pengetahuan……sehingga hasilnya tidak valid dan handal……kriteria perpustakaan yang sudah menerapkan MK antara lain…….. adalah selalu mengupdate referensi kepustakaan, terbukanya link antarperpustakaan nasional dan internasional, IT yang berkembang, para pustakawan selalu mengikuti perkembangan iptek, bersikap rasa ingin tahu dan terus belajar………
Januari 29, 2009 at 11:56 am
Saya mau bertanya, apakah ada persamaan antara knowledge management dengan organizing knowledge? Atau malah berbeda sama sekali?
Apakah knowledge management memiliki konsep yang sama dengan organizing knowledge?
Saya mohon bantuan bapak untuk menjelaskannya.
Atas perhatian dan jawabannya saya ucapkan terima kasih!
Januari 29, 2009 at 11:58 am
selamat malam…
Saya mau bertanya..
Adakah hubungan manajemen pengetahuan dengan kepuasan pengguna sebuah perpustakaan??
Dan bila ada,bisakah bapak jelaskan hubungan antara manajemen pengetahuan dengan kepuasan pengguna sebuah perpustakaan…
Terima Kasih ^_^
Januari 29, 2009 at 1:37 pm
christy dan bella….bisakah kita saling belajar? tidak cukup hanya dengan pertanyaan melulu?….caranya?…..silakan anda susun pendapat anda dahulu….lalu kirimkan ke saya via email sjaf43@yahoo.com…insya allah saya akan respon….salam
April 29, 2009 at 2:41 am
Assalamua’alaikum Pak Sjafri mangkuprawira.
Alhamdulillah………smoga pak Sjafri dalam lindungan Alloh selalu.
Saya sangat tertarik dengan KM dan tulisan serta kepedulian pak sjafri.
Saya termasuk pendatang baru dalam ilmu KM dan pekerjaan KM. Namun ingin segera bisa mengilmui,memahami dan menerapkannya dalam perusahaan kami sehari hari walaupun tdk harus yang besar namun cukup bermanfaat bagi perusahaan dan karyawan dilingkungan kami bekerja. Perlu Bapak ketahui bahwa tempat kami bekerja adalah diperusahaan jasa yang bergerak dibidang IT, PT KITech yang merupakan anak perusahaan / grup dari PT Krakatau Steel pabrik baja. Kali ini kami sungguh memerlukan ilmu/pengalaman/pengetahuan yang dapat menyebabkan kondisi perusahaan kami menjadi bangkit dan tumbuh berkembang pesat. Kiranya Bapak Sjafri peduli membimbing kami dan mengarahkan, salah satunya dari kepiawian Bapak bidang KM.
Demikian kami sampaikan atas kepeduliannya kami haturkan terimakasih.
Muji Prayitno
April 29, 2009 at 12:21 pm
waalaikum salam….mas muji….saya sendiri tengah mendalami KM….dan ikut mengajar di strata1…..anda tampaknya tekun menangani aspek-aspek KM….mari berbagi…..salam….
Februari 8, 2010 at 4:03 am
trimakasih Pak Sjafri Mangkuprawira. tulisan bapak membantu saya dalam membuat makalah Manajemen pengetahuan untuk mata kuliah teknologi Informasi di PPS Uneversitas Negeri Jakarta
Februari 8, 2010 at 10:26 pm
terimakasih mas santosa….semoga bermanfaat….salam
Juni 17, 2010 at 8:02 am
salam,saya mahasiswi semester 6, sy kebetulan mau skripsi tp aya bingung, ada 1 pertanyaan untuk bapak, apakah ada hubungannya KM dengan pembelajaran? karena saya orang pendidikan, dan mau skripsi tentang KM, tapi say mash ragu…tolong skali pak,terima kasih ataskesediaan bapk menjawb.
Juni 23, 2010 at 2:20 pm
ya andalusia…ada hungan antara KM dengan pembelajaran…KM digunakan sebagai komponen pembelajaran…semakin kuat penguasaan KM dalam pembelajarn semakin kuat pula mutu pembelajarannya (proses dan hasilnya)….
Januari 16, 2011 at 8:00 am
[...] Sumber : http://ronawajah.wordpress.com/2008/03/30/mengapa-membutuhkan-sistem-manajemen-pengetahuan/ [...]
Januari 23, 2011 at 3:32 pm
[...] Tb. Sjafri. 2008. Mengapa Membutuhkan Sistem Manajemen Pengetahuan. http://ronawajah.wordpress.com/2008/03/30/mengapa-membutuhkan-sistem-manajemen-pengetahuan/. Accessed 22 January [...]
Januari 29, 2011 at 10:29 pm
dewi…thanks
Januari 13, 2012 at 1:19 am
artikel bapak keren sekali, berguna bangett buat saya… terima kasih
Maret 16, 2012 at 3:32 pm
salam pak,apakah ada hubungan antara KM dengan kinerja pegawai pemerintahan? mohon info
terima kasih
Maret 19, 2012 at 11:30 pm
ya ilmi…ada hubungan KM dengan kinerja pegawai…karena ada proses transfer pengetahuan…bsa dalam bentuk dokumen, makalah,majalah,data mentah yg harus diolah…hasil olahan atau tinsjuan referensi dapat digunakan untuk menambah nformasi ttg misalnya kinerja,teknologi,motivasi,komitmen dst…dan ini penting untuk meningkatkan kinerja wawasan, pengetahuan dan kinerja pegawai…