Meraih karir yang semakin tinggi di tempat pekerjaan tertentu merupakan idaman tiap anda.  Namun jalannya tidak selalu mulus dan lancar. Untuk mencapai  karir yang berkembang itu sangat dipengaruhi oleh pencapaian kinerjanya. Dalam  kenyataannya belum tentu setiap orang termasuk anda mampu meraih kinerja puncak karena berbagai unsur. Unsur-unsur tersebut adalah; keinginan untuk mengerjakan sesuatu; pemahaman tentang apa yang seharusnya dikerjakan; tahu dan trampil bagaimana mengerjakannya; dan adanya kesempatan untuk mengerjakannya.

Keinginan anda yang kuat untuk melaksanakan pekerjaan sangt terkait dengan upaya mencapai kinerja puncak. Itu  adalah awal dari keberhasilan pencapaian karir. Keinginan merupakan refeksi dari cita-cita untuk mencapai karir tertentu. Sekaligus ia sebagai unsur motivasi untuk mengerjakan tugas seoptimum mungkin.dalam rangka mengembangkan karir anda. Dengan kata lain setiap langkah mengerjakan sesuatu yang dilakukan adalah dalam kerangka pencapaian kinerja puncak. Dalam kaitan ini keinginan akan tercermin dari pemahaman bahwa setiap tujuan untuk mencapai cita-cita haruslah spesifik, terukur, dapat dicapai, realistik, dan berdimensi waktu yang jelas. Namun keinginan melakukan pekerjaan bukanlah satu-satunya syarat pokok untuk mencapai kinerja puncak.

Selain unsur keinginan maka pemahaman tentang apa yang seharusnya dikerjakan menempati posisi penting pula. Kejelasan dan kespesifikan apa yang diharapkan anda terkait dengan kejelasan peran. Ditambah dengan kejelasan tentang tanggung jawab yang diemban akan mendorong anda untuk mengerjakan sesuatu dengan fokus dan terarah. Kalau tidak maka sama saja anda berjalan dalam lorong gelap. Tak ada sinar arahan yang terang. Bingung, bengong, dan jalan terantuk-antuk. Namun kalau  peran dan tanggung jawabnya jelas maka itu bisa mendorong anda pula untuk selalu memantau kinerja anda dengan intensif. Dengan kata lain selalu dilakukan umpan balik untuk memperbaiki proses dan kinerja anda.

Kinerja puncak tidak mungkin tercapai kalau anda tidak mengetahui  bagaimana mengerjakan sesuatu seoptimum mungkin. Namun  tidak cukup hanya dengan mengetahui bagaimana mengerjakannya. Anda harus juga memiliki kompetensi atau kemampuan di bidang pekerjaan anda. Pelatihan-pelatihan berbasis kompetensi seharusnya banyak diikuti baik yang disponsori organisasi atau oleh anda sendiri.Selain itu sebaiknya berinisiatif untuk banyak membaca modul, panduan-manual, dan majalah-majalah populer untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan anda. Dukungan lingkungan kerja dan pembelajaran di tempat kerja sangat membantu anda untuk meningkatkan kinerja anda.

Jika anda sudah memahami tentang keinginan anda untuk melaksanakan pekerjaan, apa yang harus dikerjakan, dan bagaimana mengerjakannya namun mengapa kinerja puncak anda tidak tercapai juga? Padahal itu adalah unsur intrinsik atau dari dalam anda sendiri yang sangat menentukan kinerja anda. Mengapa produktifitas anda masih di bawah standar perusahaan? Faktor penentunya  adalah apakah ada kesempatan anda untuk berkinerja puncak. Adakah perusahaan atau organisasi membuka peluang dengan dukungan berbagai fasilitas? Bagaimana dengan ketersediaan peralatan kerja; sistem dan prosedur kerja; informasi; waktu; dukungan tim; dan forum mengatasi permasalahan individu? Bagaimana pula dengan pengakuan akan kinerja dalam bentuk kompensasi (finansial dan nonfinansia)? Semakin rendah kecukupan unsur-unsur tersebut semakin kecil kesempatan anda meraih kinerja puncak. Karena itu cara terbaik adalah anda dan rekan-rekan kerja mengusulkan kepada pimpinan puncak agar unsur-unsur pendukung perlu disediakan oleh organisasi. Begitu pula suasana atau lingkungan kerja perlu  diciptakan senyaman mungkin. Tidak mungkin kinerja organisasi akan tercapai sesuai harapan kalau tidak didukung kinerja para anggota atau karyawannya.  

About these ads