Perubahan organisasi bisnis selama dua dekade terakhir ini telah berjalan begitu dramatisnya. Berbagai faktor seperti persaingan global, konvergensi informasi dan teknologi komunikasi dan munculnya ekonomi digital, resesi ekonomi di negara-negara barat sekitar 90an, dan hadirnya kekuatan pelanggan dan perubahan filosofi politik telah berkontribusi pada terjadinya perubahan.

         Konsekuensi dari perkembangan berbagai faktor tersebut adalah perusahaan perlu melakukan penelaahan ulang tentang visi, misi, tujuan, strategi dan kebijakan perusahaan, sistem produksi, sistem distribusi dan pemasaran, restrukturisasi organisasi dan manajemen sumberdaya manusia  serta sistem promosi dan pelayanan terhadap pelanggan.

         Pelaku bisnis khususnya para manajer sering tenggelam pada masalah-masalah sumberdaya manusia secara rutin  di tataran lapangan. Ketika dunia begitu terubah dinamis seringkali juga mereka tidak mampu untuk segera menganalisis pengaruh kondisi eksternal terhadap sistem imbalan, keamanan dan kesehatan kerja, pelatihan dan pengembangan sumberdaya manusia, kinerja karyawan dan kinerja bisnis. Akibatnya pensolusian masalah yang diambil sering tidak tepat.

         Karena itu dinilai penting untuk setiap manajer mengerti, memahami dan berkemampuan menganalisis masalah mutu sumberdaya manusia dalam perspektif ilmu terapan dalam kaitannya dengan pencapaian tujuan dan strategi organisasi, khususnya bisnis. Pada gilirannya perusahaan yang dikelolanya mampu meraih keunggulan kompetitif khususnya ditinjau dari sisi produktivitas kerja karyawannya.

About these ads