Perusahaan apa pun yang ingin sukses dalam bisnisnya akan selalu melakukan penilaian dan memformulasi suatu strategi baru untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dalam berbagai cara efektif. Untuk itu semua karyawan harus diberi tahu tentang misi strategi bisnis baru perusahaan seperti dalam hal berbagai isu bisnis, perencanaan strategis, tujuan dan kinerja yang ingin dicapai. Berikut contohnya dimana perusahaan harus membuat beragam unsur keunggulan kompetitf yang meliputi rancangan keorganisasian; penyusunan kepegawaian; karyawan dan pengembangan keorganisasian; manjemen kinerja; sistem imbalan, benefit dan compliance; komunikasi dan hubungan masyarakat.

     

 Rancangan Keorganisasian

  • Perusahaan harus memformulasi bagaimana suatu pekerjaan diselesaikan berdasarkan prosedur pelaksanaan standar, garis hirarki, peraturan, ketentuan dan uraian kerja terinci.
  • Tiap unit yang berbeda harus memelihara independensi dan daya tanggap terhadap posisi pasar yang unik dan antaraunit harus mampu berkoordinasi secata terpadu melalui tim koordinasi dan organisasi matriks dsb.
  • Membuat Rancangan Pekerjaan agar tiap karyawan mengetahui jenis tugas, wewenang dan tanggung jawabnya
  • Proses penentuan dimensi struktur organisasi seperti bagaimana proses pengambilan keputusan, bagaimana akuntabilitas didistribusikan, bagaimana peran dan tanggungjawab diuraikan
       Penyusunan Kepegawaian

  • Kriteria penentuan seleksi karyawan baru seperti jangka waktu kerja (jangka pendek atau panjang), paruh waktu vs penuh waktu, kontrak atau sewa, fokus pekerjaan atau karir, dan prespektif pelanggan
  • Prosedur perekrutan dan penseleksian  serta pensosialisasian karyawan baru seperti orientasi, sosialisasi dan mentor
  • Merancang alur karir karyawan dalam satu fungsi ataukah beragam fungsi
  • Proses perencanaan suksesi
  • Program untuk karyawan yang akan berhenti
       Karyawan dan Pengembangan Keorganisasian

  • Hasil pengembangan  yang diharapkan seperti pemahaman konseptual, peningkatan ketrampilan, perubahan sikap, pengembangan tim, dan pengambilan keputusan
  • Bentuk-bentuk partisipasi dalam program pengembangan seperti karyawan baru, penyelia, manajer dan manajemen puncak
  • Penilaian program pelatihan seperti model kurikulum, fasilitas, keberhasilan
  • Pilihan beragam jenis pengembangan untuk menciptakan kompetensi perusahaan seperti perencanaan dan pengembangan karir dan tugas-tugas khusus.
       Manajemen Kinerja

  • Bentuk-bentuk standar kinerja karyawan atau unit dapat berupa fokus pada perilaku ataukah fokus pada hasil, jangka pendek ataukah jangka panjang, eksplisit ataukah implisit, terkait pada individu ataukah pada kinerja strategik atau perencanaan
  • Bentuk-bentuk telaahan umpan balik kinerja untuk perecanaan, manajemen kinerja, sistem pelaporan, dan akuntabilitas
  • Proses umpanbalik yang bersinambung
  • Tersedianya sumber data untuk pengukuran dan pengembangan kriteria seperti bagi klien, pelanggan, dan subordinasi
       Sistem Imbalan, Manfaat danPenghargaan

  • Jenis-jenis insentif yang ada seperti jangka pendek ataukah jangka panjang, berdasarkan kinerja ataukah senioritas
  • Keterkaitan sistem imbalan dengan rencana strategis perusahaan dan mendorong karyawan untuk bekerja sesuai standar kerja dalam memenuhi kebutuhan pelanggan
  • Perumusan sistem imbalan berdasarkan kinerja individu ataukelompok atau perusahaan
  • Strutktur imbalan non-finansial seperti program pengakuan/penghargaan, simbol status informal
       Komunikasi dan Hubungan Masyarakat

  • Jenis informasi untuk karyawan, bentuk penyajiannya seperti  rahasia atau bersifat terbuka
  • Jenis saluran komunikasi, diseminasi informasi ke dalam dan ke luar perusahaan, survei opini, kebijakan pintu terbuka
  • Rancangan program komunikasi seperti pertemuan dengan publik, forum diskusi, video, buletin.
About these ads